Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Pemuda Tionghoa Indonesia Kecam Manipulasi Sejarah Mei 98

Jakarta, 17 Juni 2025 – Ikatan Pemuda Tionghoa Indonesia (IPTI) bersama dengan Koalisi Masyarakat Sipil Melawan Impunitas, yang terdiri dari ratusan organisasi dari seluruh Indonesia, secara tegas mengecam upaya penghapusan dan manipulasi sejarah terkait peristiwa Mei 1998.

Peristiwa Mei 98 merupakan salah satu momen penting dalam sejarah Indonesia, di mana terjadi kerusuhan yang mengakibatkan banyak kehilangan nyawa dan harta benda. Menurut IPTI, penting untuk tidak melupakan sejarah tersebut agar masyarakat bisa belajar dari kesalahan yang terjadi di masa lalu.

Dalam khazanah sejarah dan budaya Tionghoa, terdapat peribahasa yang berbunyi (以史为鉴 yǐ shǐ wéi jiàn), yang berarti "Menggunakan Sejarah Sebagai Cermin". Ini menunjukkan betapa pentingnya sejarah untuk dijadikan pelajaran demi menciptakan pemerintahan yang bijak dan adil.

IPTI menyatakan, "Sejarah seharusnya menjadi cerminan bagi pemerintah agar belajar dari masa lalu demi menciptakan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia." Pernyataan ini menunjukkan komitmen mereka untuk memastikan bahwa tidak ada pengulangan tragedi serupa di masa depan.

Koalisi Masyarakat Sipil Melawan Impunitas juga menambahkan bahwa penghapusan atau manipulasi sejarah hanya akan menciptakan ketidakadilan. Dengan mengenang peristiwa Mei 98, diharapkan masyarakat bisa lebih menghargai keberagaman dan memperkuat persatuan di antara semua warga negara.

Melalui pernyataan ini, IPTI dan koalisi berharap agar pemerintah dapat lebih memperhatikan sejarah dan keadilan bagi seluruh masyarakat, sehingga Indonesia bisa menjadi negara yang lebih baik untuk masa depan.

library_books Iptibanten