Sebuah laporan terbaru menyatakan bahwa tawaran cuti melahirkan untuk ayah di Inggris adalah "salah satu yang terburuk di dunia maju." Hal ini membuat banyak orang tua baru merasa kurang didukung setelah kelahiran anak mereka.
Pemerintah Inggris telah mengakui bahwa sistem cuti melahirkan ini perlu "ditingkatkan". Mereka berjanji akan melakukan tinjauan terhadap cuti orang tua dalam tahun pertama mereka menjabat. Ini menunjukkan bahwa ada kesadaran akan pentingnya dukungan bagi ayah yang baru saja menjadi orang tua.
Namun, bagaimana situasi di Inggris dibandingkan dengan negara lain? BBC News telah berbicara dengan beberapa ayah di Eropa mengenai berapa lama mereka mendapatkan waktu cuti dari pekerjaan setelah kelahiran anak mereka. Dari percakapan ini, terungkap bahwa banyak negara di Eropa memberikan cuti yang lebih panjang dan lebih baik untuk ayah.
Misalnya, di negara-negara seperti Swedia dan Norwegia, ayah dapat mengambil cuti melahirkan yang lebih lama, yang membantu mereka lebih terlibat dalam kehidupan anak sejak awal. Ini juga berpengaruh positif pada hubungan antara ayah dan anak, serta antara ayah dan ibu.
Di Inggris, kebijakan saat ini membuat banyak ayah merasa harus kembali bekerja terlalu cepat setelah kelahiran anak. Hal ini bisa mengakibatkan stres dan kesulitan dalam menyesuaikan diri dengan peran baru mereka sebagai orang tua. Perbandingan dengan negara-negara Eropa lainnya menunjukkan bahwa Inggris memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk memperbaiki sistem ini.
Dengan adanya perhatian dari pemerintah, diharapkan akan ada perubahan positif bagi ayah-ayah di Inggris di masa depan. Hal ini penting untuk memastikan bahwa semua orang tua, baik ayah maupun ibu, mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan setelah menyambut anggota keluarga baru.
Untuk mengetahui negara mana di Eropa yang memiliki tawaran cuti melahirkan paling baik, simak informasi lebih lanjut di berita BBC.
cuti melahirkan ayah Inggris perbandingan Eropa