Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Jerman Rayakan Hari Veteran Pertama Kalinya

Pada tanggal 15 Juni 2025, Jerman untuk pertama kalinya merayakan Hari Veteran Nasional. Perayaan ini diadakan untuk menghargai jasa para tentara aktif dan mantan tentara. Acara tersebut meliputi festival, apel militer, dan demonstrasi militer. Beberapa daerah juga memberikan diskon khusus bagi veteran.

Menteri Pertahanan Jerman, Boris Pistorius, menyatakan bahwa anggota Bundeswehr adalah bagian penting dari masyarakat. Mereka adalah penjaga perdamaian dan keamanan di Jerman dan Eropa. "Tempat kalian ada di tengah masyarakat," ujar Pistorius saat menghadiri apel promosi di Hamburg. Di sana, bersama Walikota Hamburg, Peter Tschentscher, ia turut serta dalam upacara yang mempromosikan sekitar 400 tentara dari Universitas Bundeswehr menjadi perwira.

Pistorius juga menekankan bahwa situasi keamanan di Eropa sedang berubah. "Tahun-tahun mendatang akan penuh tantangan, baik secara politik, sosial, maupun militer," tambahnya. Ia menyatakan bahwa model kehidupan Eropa yang berbasis pada kebebasan, demokrasi, dan kesejahteraan dalam perdamaian sedang terancam. Oleh karena itu, untuk menjaga perdamaian, keamanan, dan stabilitas, Jerman memerlukan tentara yang siap sedia.

Sebelumnya, Bundestag (parlemen Jerman) menetapkan tanggal 15 Juni sebagai Hari Veteran. Ke depan, hari ini akan dirayakan setiap tahun pada akhir pekan sebelum atau sesudah tanggal tersebut. Sekitar sepuluh juta orang Jerman pernah menjalani dinas militer atau bekerja sebagai tentara profesional atau tentara cadangan. Sekitar 500.000 pria dan wanita telah bertugas di luar negeri, di negara-negara seperti Afghanistan, Mali, dan Bosnia-Herzegovina.

Namun, tidak semua orang setuju dengan perayaan ini. Di Hamburg, beberapa kelompok kiri melakukan protes terhadap apel militer tersebut. Menurut informasi dari polisi, sekitar 205 orang ambil bagian dalam tiga aksi unjuk rasa, yang semuanya berlangsung dengan damai. Di tempat lain, para penentang militer juga memprotes dengan menggunakan poster yang dimodifikasi dengan desain Bundeswehr untuk mengekspresikan ketidaksetujuan mereka terhadap Hari Veteran.

library_books Tagesschau