Jakarta, 15 Juni 2025 - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati baru-baru ini mengungkapkan bahwa pembangunan infrastruktur di Indonesia menghadapi berbagai tantangan yang lebih kompleks daripada sekedar masalah pembiayaan.
Menurut Sri Mulyani, salah satu tantangan terbesar adalah dampak dari ekonomi global. Ketidakpastian ekonomi di dunia dapat mempengaruhi investasi dan pendanaan untuk proyek-proyek infrastruktur. Selain itu, ketegangan geopolitik yang terjadi di berbagai belahan dunia juga berpotensi menciptakan instabilitas yang dapat menghambat proses pembangunan.
Tantangan lain yang dihadapi adalah perubahan iklim. Sri Mulyani menjelaskan bahwa suhu global diperkirakan akan mencapai rekor tertinggi dalam lima tahun ke depan. Hal ini dapat meningkatkan kerentanan lingkungan, sosial, dan ekonomi di Indonesia, yang pada gilirannya dapat menghambat pembangunan infrastruktur yang sedang direncanakan.
"Kita tidak bisa mengabaikan dampak perubahan iklim. Ini menjadi salah satu faktor penting yang harus dicermati dalam setiap perencanaan pembangunan," ungkap Sri Mulyani.
Oleh karena itu, pemerintah diharapkan untuk segera mengambil langkah-langkah yang tepat agar pembangunan infrastruktur tetap berjalan meskipun menghadapi berbagai tantangan. Langkah-langkah ini termasuk mencari sumber pembiayaan alternatif dan menerapkan teknologi ramah lingkungan dalam proyek-proyek infrastruktur.
Dengan memahami tantangan-tantangan ini, diharapkan Indonesia dapat merencanakan pembangunan yang lebih baik dan lebih berkelanjutan untuk masa depan.
Sri Mulyani pembangunan infrastruktur ekonomi global perubahan iklim