Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Diskusi Publik Bahas Dampak Perikanan Destruktif di Jawa Timur

Jawa Timur akan menjadi tuan rumah sebuah diskusi publik yang penting pada hari Senin, 16 Juni 2025. Acara ini akan berlangsung di VISMA | Coffee, Art & Co-Working Space, dimulai pada pukul 13.00 WIB hingga selesai.

Tujuan dari diskusi ini adalah untuk membahas dampak penggunaan alat tangkap destruktif seperti trawl, bom ikan, dan potasium. Alat-alat ini telah terbukti merusak ekosistem laut dan mengancam penghidupan masyarakat pesisir. Dalam acara ini, komunitas nelayan tradisional, organisasi masyarakat sipil (CSO), dan pemerintah akan berkumpul untuk menyatukan suara demi keadilan sosial.

“Laut menyatukan kampung-kampung pesisir, saatnya kita menyatukan suara untuk keadilan sosial,” kata panitia penyelenggara. Pernyataan ini menunjukkan pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak untuk menjaga kelestarian laut dan mendukung nelayan kecil.

Perikanan destruktif adalah praktik penangkapan ikan yang mengakibatkan kerusakan parah pada lingkungan laut. Praktik ini tidak hanya merusak habitat ikan, tetapi juga mengancam mata pencaharian nelayan yang bergantung pada sumber daya laut. Oleh karena itu, penting untuk mendorong perlindungan laut dan menegakkan keadilan bagi nelayan kecil yang sering kali terabaikan.

Diskusi ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi dan langkah-langkah konkret untuk menangani masalah ini. Semua pihak yang peduli dengan masa depan laut dan penghidupan masyarakat pesisir diundang untuk berpartisipasi dalam dialog ini.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai acara ini, masyarakat dapat menghubungi nomor 085735663799.

library_books Walhijatim