Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, sedang mempertimbangkan untuk mengirim pasukan Marinir ke Los Angeles. Langkah ini diambil di tengah protes yang terjadi di kota tersebut. Menurut Trump, pengiriman Marinir dapat membantunya melakukan apa yang paling disukainya: menakut-nakuti para liberal, terlihat tegas, serta mendominasi berita.
Pengiriman pasukan militer untuk menangani protes bukan hal yang baru di Amerika. Terakhir kali seorang presiden mengerahkan National Guard meskipun ditentang oleh seorang gubernur terjadi pada tahun 1960-an. Namun, saat ini protes yang terjadi di Los Angeles tidak sebesar yang terjadi pada masa itu.
Meskipun demikian, ada kekhawatiran bahwa konfrontasi bisa saja berujung pada kekacauan lebih lanjut atau kekerasan yang mematikan. Jika tindakan ini diambil, bisa jadi situasi akan semakin memburuk.
Donald Trump berharap bahwa siklus protes, kekerasan, dan penindasan ini akan menguntungkan posisinya dan membuat para lawan politiknya terlihat ekstrem. Namun, langkah ini dapat menjadi masalah besar bagi negara yang terpecah belah.
Trump Marinir Los Angeles protes kebijakan