Amanda Feilding, seorang peneliti dan aktivis, memiliki perjalanan hidup yang unik. Di masa mudanya, ia berharap bahwa trepanasi, sebuah prosedur kuno yang melibatkan pengeboran lubang di tengkorak, akan mengangkat semangatnya. Karena tidak ada dokter modern yang mau melakukannya, Amanda memutuskan untuk melakukan prosedur tersebut sendiri.
Bagi Amanda, mistikisme dan ilmu pengetahuan dapat berjalan seiring. Ia kemudian menggabungkan kedua hal ini dalam sebuah misi untuk memahami bagaimana senyawa psikedelik bekerja. Tujuannya adalah untuk menunjukkan bagaimana efek dari senyawa ini bisa memberikan manfaat bagi manusia dengan cara yang aman.
Namun, jalur yang diambil Amanda tidaklah mudah. Setelah era hippie yang penuh warna, psikedelik menjadi hal yang tabu di masyarakat. Senyawa-senyawa yang berpotensi bermanfaat dan tidak adiktif, seperti LSD, ganja, psilocybin, DMT, MDMA, dan ayahuasca, semuanya dikriminalisasi.
Menggunakan senyawa-senyawa ini secara sembarangan sangat berbahaya, dan Amanda menyadari sepenuhnya tentang risiko tersebut. Namun, ia percaya bahwa jika senyawa-senyawa ini dapat membantu mengatasi masalah modern, maka penelitian terhadapnya sangatlah penting.
Amanda Feilding terus berjuang untuk menyebarkan pesannya dan mendorong penelitian lebih lanjut tentang potensi positif dari psikedelik. Ia ingin menunjukkan bahwa dengan pendekatan yang tepat, psikedelik dapat menjadi alat yang bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan mental dan kesejahteraan manusia.
Dengan pengetahuan dan keyakinannya, Amanda berusaha untuk membuka kembali diskusi mengenai psikedelik, yang selama ini tertekan oleh stigma dan larangan. Meskipun perjalanan yang ia tempuh sangat menantang, ia tidak pernah berhenti berjuang untuk kebaikan umat manusia.
Amanda Feilding trepanasi psikedelik penelitian ilmu pengetahuan