Sebuah survei terbaru yang dilakukan oleh DeutschlandTrend menunjukkan bahwa hampir tiga dari empat warga Jerman menganggap tindakan militer Israel di Gaza tidak dapat dibenarkan. Survei ini melibatkan sekitar 1.300 pemilih yang memenuhi syarat, dan hasilnya menunjukkan bahwa 73% responden merasa tindakan militer Israel serta dampaknya terhadap populasi Palestina tidak adil.
Selain itu, 63% responden juga berpendapat bahwa reaksi militer Israel terhadap serangan teroris Hamas telah melampaui batas. Sekitar tiga perempat dari responden tidak setuju bahwa Jerman harus selalu mendukung Israel tanpa syarat. Survei ini mengungkapkan bahwa kurang dari setengah responden yang setuju bahwa Jerman memiliki tanggung jawab lebih besar untuk melindungi Israel karena sejarah masa lalu.
Pemerintah Jerman sering mengingat kembali peristiwa Holocaust untuk membenarkan dukungan yang berkelanjutan kepada Israel. Namun, Kanselir Friedrich Merz baru-baru ini mengkritik sekutu lamanya tersebut atas tindakan mereka di wilayah tersebut, dan tindakan ini disetujui oleh 77% responden.
Mayoritas responden juga meminta untuk mempertimbangkan kembali bantuan militer Jerman kepada Israel. Sekitar 43% mendukung pembatasan ekspor senjata, dan 30% lainnya menginginkan penghentian total bantuan.
Sementara itu, PBB telah memperingatkan bahwa Gaza berada di ambang kelaparan setelah blokade yang berlangsung berbulan-bulan oleh Israel. Israel telah mulai mengizinkan beberapa bantuan masuk melalui yayasan yang baru dibentuk, tetapi organisasi tersebut kini telah menutup semua lokasi distribusi bantuan sementara. Menurut kementerian kesehatan Gaza, lebih dari 54.000 warga Palestina telah kehilangan nyawa sejak perang dimulai.
survei Jerman Israel Gaza tindakan militer