Kota Blitar telah meluncurkan program bernama "Pulang Sekolah Yuk Ngaji" sebagai bagian dari inisiatif Program SERENADA. Program ini bertujuan untuk menanamkan dan membentuk karakter peserta didik sesuai dengan profil Pelajar Pancasila. Khususnya, program ini menekankan pentingnya pengamalan sila pertama Pancasila, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa.
Setiap individu, terutama para siswa, diharapkan memiliki cara pandang, sikap, dan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai Ketuhanan Yang Maha Esa dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini meliputi interaksi mereka di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Dengan menerapkan program ini, diharapkan siswa dapat lebih mengenal dan memahami ajaran agama serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
"Pulang Sekolah Yuk Ngaji" menjadi salah satu cara menarik untuk mengajak siswa berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan setelah mereka pulang dari sekolah. Program ini tidak hanya sekadar belajar agama, tetapi juga membangun karakter dan kedisiplinan anak-anak. Kegiatan ini akan dilaksanakan di berbagai tempat di Blitar, yang mudah diakses oleh para siswa.
Adanya program ini juga menunjukkan komitmen pemerintah Kota Blitar dalam meningkatkan kualitas pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai agama dan kebudayaan. Dengan menanamkan nilai-nilai Ketuhanan, diharapkan para siswa dapat tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia.
Pemerintah Kota Blitar berharap agar masyarakat mendukung program ini dan ikut berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan. Keterlibatan orang tua dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pembentukan karakter anak.
Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Pemerintah Kota Blitar melalui email di pemkot@blitarkota.go.id atau melalui telepon di (0342) 801171. Selain itu, Pemerintah Kota Blitar juga aktif di berbagai media sosial seperti Twitter, Facebook, Instagram, Tiktok, dan Youtube untuk menyebarkan informasi mengenai program-program yang ada.
Pulang Sekolah Ngaji Program SERENADA Blitar Pendidikan