Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Rumah Kecil Semakin Banyak, Tapi Harga Tetap Tinggi

Dalam beberapa tahun terakhir, ukuran rumah baru semakin kecil. Namun, mengapa harga rumah tidak semakin terjangkau? Ini adalah pertanyaan yang banyak diajukan oleh calon pembeli rumah.

Para pengembang rumah mulai fokus membangun lebih banyak rumah kecil atau rumah starter untuk pembeli pertama kali. Meskipun demikian, jumlahnya masih terbatas. Rumah-rumah kecil yang dibangun tetap menghadapi kenaikan biaya untuk tanah dan tenaga kerja. Akibatnya, para pembeli yang memilih rumah kecil harus berhadapan dengan suku bunga hipotek yang tinggi saat ini, yang membuat biaya bulanan mereka semakin besar.

Sejak tahun 2017, ukuran median rumah baru untuk keluarga tunggal menunjukkan penurunan yang signifikan. Hal ini terjadi karena harga yang tinggi dan suku bunga hipotek yang membuat rumah besar sulit dijangkau oleh para pembeli pertama kali. Namun, meskipun ukuran rumah semakin kecil, tidak mudah bagi para pengembang untuk mendapatkan keuntungan dari rumah-rumah ini.

Banyak biaya yang tidak berubah meskipun rumah yang dibangun berukuran lebih kecil. Misalnya, harga tanah dan biaya untuk mendapatkan izin tetap sama, terlepas dari ukuran rumah. Selain itu, menurut laporan dari Cotality, banyak biaya bahan bangunan telah meningkat dengan persentase dua digit dalam setahun terakhir.

Walaupun rumah kecil biasanya lebih murah, harga tidak selalu turun secepat ukuran rumah. Hal ini membuat pembeli semakin sulit untuk menemukan rumah yang terjangkau.

Dengan kondisi ini, penting bagi calon pembeli untuk memahami situasi pasar dan mencari pilihan yang terbaik bagi mereka.

library_books Wsj