Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

AS Perketat Akses China ke Teknologi dan Pendidikan

Pemerintah Amerika Serikat (AS) baru saja meluncurkan serangkaian kebijakan baru yang bertujuan untuk memperketat akses China terhadap teknologi yang dianggap penting. Kebijakan ini mencakup pembatasan visa pelajar untuk warga negara China serta larangan ekspor perangkat lunak dan komponen sensitif, termasuk desain chip dan mesin jet.

Menurut laporan dari Bloomberg pada Jumat, 30 Mei 2025, langkah ini menunjukkan bahwa meskipun tarif perdagangan sementara telah diturunkan, konflik strategis antara AS dan China tidak kunjung mereda. Beberapa masalah mendasar, seperti pengaruh teknologi, kontrol ekspor, dan isu keamanan nasional, terus menjadi sumber ketegangan antara kedua negara.

Salah satu langkah yang paling kontroversial dari kebijakan ini adalah pencabutan visa pelajar untuk warga negara China. Pemerintah AS menyebut langkah ini sebagai upaya untuk mengurangi pengaruh Partai Komunis China di dunia akademik. Namun, pemerintah China telah mengecam kebijakan ini dan menyebutnya sebagai tindakan yang diskriminatif.

Meskipun begitu, hingga saat ini, China belum menunjukkan tindakan balasan secara langsung. Hal ini mungkin dilakukan untuk menghindari escalasi lebih lanjut dalam ketegangan antara kedua negara.

Selain pembatasan visa, AS juga meningkatkan pengawasan terhadap kerja sama antara kampus-kampus besar di AS dan institusi pendidikan di China. Misalnya, pihak berwenang memberikan tekanan pada Harvard University untuk mengungkap keterlibatan mereka dengan perusahaan-perusahaan dari China. Ini termasuk larangan bagi kampus tersebut untuk menerima mahasiswa internasional dari China.

Dengan kebijakan baru ini, AS berusaha untuk menjaga keamanan nasional dan mengurangi pengaruh asing di sektor teknologi dan pendidikan. Namun, langkah ini juga menimbulkan berbagai reaksi di kalangan masyarakat internasional, terutama dari China yang merasa langkah ini tidak adil.

library_books Idx Channel