Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Gubernur Cabut Izin Tambang Galin C Pasca Longsor di Cirebon

Cirebon, Jawa Barat - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengumumkan bahwa pihaknya telah resmi mencabut izin operasional tambang Galin C yang terletak di kawasan Gunung Kuda, Cirebon. Keputusan ini diambil setelah terjadi insiden longsor pada hari Jumat, 30 Mei.

Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa tambang yang dikelola oleh Koperasi Pondok Pesantren Al-Azhariyah ini sebelumnya telah menerima beberapa peringatan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait risiko keselamatan kerja. "Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Barat sudah beberapa kali memberikan surat peringatan tentang bahaya pengelolaan tambang ini," ungkap Dedi saat memberikan keterangan pers di Cirebon pada hari Sabtu.

Menurut Dedi, pencabutan izin ini dilakukan sebagai sanksi administratif karena pengelola tambang dinilai tidak memenuhi standar keamanan kerja yang memadai. Kejadian longsor ini menjadi peringatan serius bagi semua pihak agar lebih memperhatikan keselamatan dalam pengelolaan sumber daya alam.

Insiden longsor yang terjadi di tambang Galin C tersebut menunjukkan pentingnya penerapan protokol keselamatan yang ketat di lokasi tambang. Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkomitmen untuk terus mengawasi dan memastikan bahwa semua kegiatan pertambangan di wilayahnya dilakukan dengan aman dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Dengan pencabutan izin ini, diharapkan kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. Masyarakat juga diimbau untuk lebih waspada dan melaporkan setiap aktivitas tambang yang dianggap berbahaya.

Langkah tegas ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi pengelola tambang lainnya untuk selalu mengutamakan keselamatan kerja demi melindungi pekerja dan masyarakat sekitar.

library_books Antaranewscom