Peneliti dari Jepang telah membuat terobosan besar dalam infrastruktur internet dengan mencapai kecepatan transmisi data yang luar biasa, yaitu 1,02 petabit per detik melalui jarak 1.808 kilometer. Kecepatan ini cukup untuk mengunduh semua film yang ada di Netflix dalam waktu satu detik!
Proyek ini dipimpin oleh National Institute of Information and Communications Technology (NICT) dan Sumitomo Electric Industries. Mereka menggunakan serat optik inovatif yang memiliki 19 inti, dengan diameter pelindung standar 0,125 mm. Ini berarti mereka berhasil menempatkan 19 jalur data independen dalam ruang yang sama dengan serat tradisional tunggal.
Pencapaian ini membawa peningkatan yang sangat besar, yaitu 14 kali lipat dibandingkan dengan rekor serat standar sebelumnya. Kapasitas jarak produk dari teknologi ini adalah 1,86 exabit per detik × km, yang merupakan yang tertinggi yang pernah tercatat. Berbeda dengan desain multi-inti sebelumnya yang terbatas pada jarak pendek, serat ini beroperasi dengan efisien di seluruh band panjang gelombang C dan L yang digunakan secara global.
Terobosan ini juga berhasil mengurangi kehilangan sinyal hingga 40% dibandingkan dengan model sebelumnya, berkat pengaturan inti yang dioptimalkan. Ini sangat penting mengingat permintaan data diperkirakan akan meningkat pesat di era pasca-5G.
Keunggulan dari teknologi ini adalah kompatibilitasnya dengan infrastruktur serat yang sudah ada, sehingga tidak perlu melakukan perombakan jaringan yang mahal.
Pencapaian ini dipresentasikan dalam sebuah makalah bergengsi di OFC 2025, sebuah konferensi besar di bidang teknologi komunikasi. Terobosan ini berpotensi merevolusi komunikasi optik jarak jauh dan membangun fondasi baru untuk jaringan backbone internet di masa depan, yang mampu menangani peningkatan permintaan data manusia yang terus berkembang.
Sumber: National Institute of Information and Communications Technology, Sumitomo Electric Industries, Ltd.
peneliti Jepang kecepatan internet transmisi data teknologi OFC 2025