Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Bahaya Banjir Setelah Gletser Jatuh di Swiss

Setelah terjadinya gletser yang jatuh di bagian selatan Swiss, pihak berwenang mengingatkan adanya bahaya banjir. Peristiwa ini terjadi di Kanton Wallis, di mana es, kerikil, dan tanah dari longsoran gunung telah menyebabkan sungai terhalang, menciptakan sebuah danau buatan yang kini terancam meluap.

Menurut informasi terkini, air di sungai Lonza yang berada di Blatten meningkat sekitar 80 sentimeter setiap jam. Meskipun demikian, pada sebuah konferensi pers, pejabat setempat menyatakan bahwa saat ini tidak mungkin banjir akan menggenangi staubecken di Ferden. Staatsrätin Franziska Biner menambahkan bahwa mereka dapat mengecualikan kemungkinan air akan datang "dalam satu gelombang besar". Sebaliknya, diharapkan bahwa material longsoran di Blatten akan sedikit melunak karena air, dan massa tersebut bisa mengalir dengan lebih terkendali.

Pihak berwenang juga telah mengosongkan sebuah danau penampung sebagai langkah pencegahan, untuk memberikan ruang jika terjadi banjir. Tentara Swiss telah menyiapkan alat berat untuk membantu, namun operasi belum bisa dimulai karena masih adanya bahaya setelah longsoran di Blatten, ujar seorang petugas militer.

Pada hari Rabu, sekitar pukul 15:30, sebagian besar Birchgletscher di Kanton Wallis ambruk. Menurut pejabat lokal, sebuah longsoran besar melanda sebagian desa Blatten dan menghancurkan banyak rumah. Seorang pria berusia 64 tahun masih hilang hingga hari Kamis, setelah ia tetap berada di daerah berbahaya meskipun telah ada seruan untuk evakuasi. Desa yang dihuni oleh sekitar 300 orang ini sudah dievakuasi sejak minggu lalu.

library_books Tagesschau