Elon Musk, yang dikenal sebagai pengusaha dan CEO dari beberapa perusahaan besar, resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari posisi sebagai pemimpin Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE). Pengumuman ini disampaikan melalui media sosial X pada hari Rabu.
Seorang pejabat anonim dari Gedung Putih juga telah mengonfirmasi berita tersebut kepada Associated Press. Meskipun Musk menyatakan bahwa masa jabatannya di DOGE sudah "dijadwalkan", tidak ada keterangan yang jelas mengenai berapa lama dia sebenarnya terlibat sebelum pengumuman ini dibuat.
Pada bulan Februari, diketahui bahwa Amy Gleason, seorang pejabat Gedung Putih, telah ditunjuk sebagai administrator sementara DOGE. Namun, secara praktis, Musk tetap memimpin departemen tersebut hingga saat ini. Kini, tampaknya Musk merasa waktunya di DOGE telah berakhir.
Menariknya, pengunduran diri ini terjadi sehari setelah Musk memberikan kritik yang tidak biasa terhadap RUU pajak yang diajukan oleh Presiden Trump. Dia menyatakan bahwa RUU tersebut "menambah defisit anggaran, bukan hanya menguranginya, dan merusak kerja keras tim DOGE."
Dengan pengunduran dirinya dari DOGE, Musk diperkirakan akan kembali fokus pada berbagai perusahaannya, termasuk Tesla, X, dan SpaceX. Dalam beberapa bulan terakhir, perusahaan-perusahaan ini mengalami kesulitan dan reputasi yang buruk akibat keterlibatan Musk dalam politik, yang tidak begitu populer di kalangan publik.
Perkembangan ini tentunya akan menjadi perhatian banyak orang, terutama para penggemar dan pengikut kegiatan bisnis Musk. Apakah langkah ini akan membawa perbaikan bagi perusahaannya? Hanya waktu yang akan menjawab.
Elon Musk DOGE pengunduran diri pemerintah perusahaan