PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) baru saja mengumumkan Laporan Keuangan (LK) yang telah diaudit untuk periode Triwulan I-2025. Dalam laporan tersebut, tercatat bahwa nilai pendapatan konsolidasi perusahaan mencapai USD71,5 juta.
Namun, jumlah ini menunjukkan penurunan yang signifikan, yaitu 42,47 persen dibandingkan dengan realisasi pendapatan pada periode yang sama tahun sebelumnya, yang mencapai USD124,32 juta.
Menurut Direktur TOBA, Juli Oktarina, penurunan pendapatan ini terjadi karena adanya perubahan komposisi bisnis dan selesainya divestasi pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). "(Penurunan) Ini seiring dengan perubahan komposisi bisnis dan selesainya divestasi pembangkit listrik tenaga uap (PLTU)," ujar Juli dalam keterangan resminya pada Rabu, 28 Mei 2025.
Selain itu, Juli juga menjelaskan bahwa ada penyesuaian pada posisi EBITDA perusahaan yang tercatat sebesar USD15,8 juta. Sementara itu, posisi total arus kas bersih perusahaan berada di angka USD44,1 juta.
Dengan kondisi tersebut, posisi cash balance TOBA meningkat menjadi USD126,1 juta pada akhir Triwulan I-2025. Peningkatan ini menunjukkan adanya arus kas positif meskipun pendapatan mengalami penurunan.
Informasi lebih lanjut mengenai laporan keuangan ini dapat ditemukan di sumber resmi perusahaan.
PT TBS Energi Utama laporan keuangan pendapatan triwulan I 2025