Jakarta – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) mengumumkan pencapaian luar biasa dalam penyaluran Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP) pada Kuartal I tahun 2025. Sebanyak 53.874 unit rumah berhasil disalurkan, angka ini melonjak 1.173,92% dibandingkan dengan Kuartal I tahun 2024 yang hanya mencapai 4.229 unit.
Rekor ini menjadi yang tertinggi dalam sejarah penyaluran FLPP di Indonesia. Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, menyampaikan bahwa sejak tanggal 20 Oktober 2024 hingga 16 Mei 2025, total rumah subsidi yang telah disalurkan mencapai 167.160 unit. Dari jumlah tersebut, sebanyak 125.875 unit terealisasi sepanjang tahun 2025 ini.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan berbagai kebijakan afirmatif yang diterapkan pemerintah. Salah satunya adalah pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta kemudahan dalam Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Kebijakan ini bertujuan untuk mempercepat proses pengadaan rumah bagi masyarakat.
Menanggapi pencapaian di Kuartal I 2025, pemerintah pun memutuskan untuk menaikkan target penyaluran KPR FLPP dari 220.000 unit menjadi 350.000 unit untuk tahun ini. Ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memenuhi kebutuhan rumah bagi masyarakat yang semakin meningkat.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai kebijakan dan pencapaian KPR FLPP, masyarakat dapat menyaksikan program Market Review bersama Prasetyo Wibowo yang akan ditayangkan pada Selasa, 27 Mei 2025, pukul 21.30 – 22.00 WIB secara langsung di IDX Channel. Program ini dapat disaksikan melalui beberapa saluran seperti MNC VISION Channel 100, MNC PLAY Channel 128 HD, INDI HOME Channel 119, FIRST MEDIA Channel 389, K-VISION Channel 129, OXYGEN Channel 137, dan MY REPUBLIK Channel 576. Selain itu, masyarakat juga bisa menikmati siaran langsung melalui www.idxchannel.com dan aplikasi IDX Channel TV yang tersedia di APPS store.
KPR FLPP BP Tapera rumah subsidi Indonesia 2025