Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Korban Jiwa di Gaza Mencapai 54.000

Jumlah korban jiwa di Gaza terus meningkat. Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, jumlah orang yang tewas telah melebihi 54.000 jiwa. Angka ini didapat dari data tubuh yang telah ditemukan dan diidentifikasi. Tragedi ini terjadi di tengah konflik berkepanjangan yang telah melanda wilayah tersebut.

Selain itu, Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) melaporkan bahwa hampir 180.000 warga Palestina telah dipaksa mengungsi akibat serangan yang dilakukan oleh Israel terhadap daerah kantong Gaza yang terjebak dalam kepungan. Hal ini menunjukkan betapa sulitnya kondisi kehidupan bagi penduduk yang tinggal di sana.

Badan PBB untuk Pengungsi Palestina, UNRWA, juga menyampaikan keprihatinannya. Mereka menggambarkan keadaan di Gaza dengan istilah "seperti pinball", di mana warga terus-menerus dipaksa untuk melarikan diri demi mencari tempat yang aman, namun tempat tersebut tidak ada. Dalam sebuah pernyataan di media sosial, UNRWA mengungkapkan bahwa mereka "kehabisan kata-kata untuk menggambarkan penderitaan" lebih dari 2 juta penduduk Gaza.

"Setelah hampir 20 bulan perang, orang-orang merasa lelah, bingung, berduka, dan terus-menerus hidup dalam ketakutan," tambah mereka. UNRWA menekankan bahwa "kesulitan dan ketidakpastian ini harus diakhiri".

Situasi di Gaza semakin memburuk, dan perhatian dunia sangat diperlukan untuk membantu meringankan beban yang ditanggung oleh penduduk di sana.

library_books Middleeasteye