Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, baru-baru ini memberikan dukungannya kepada perusahaan baja asal Jepang, Nippon Steel, untuk mengakuisisi perusahaan baja AS, U.S. Steel, dengan nilai transaksi mencapai USD 14,2 miliar atau setara dengan Rp 240 triliun.
Rencana akuisisi ini sebelumnya ditolak oleh presiden AS yang menjabat pada periode 2021-2025, Joe Biden. Bahkan, pada akhir tahun 2023, Trump juga sempat menolak ide ini. Namun, dalam perkembangan terbaru, Trump telah mengubah pendiriannya dan kini memberikan restu untuk rencana tersebut.
Menurut Trump, akuisisi ini akan memberikan manfaat besar bagi perekonomian Amerika. Dalam sebuah postingan di Truth Social, Trump menyatakan, "Ini akan menjadi kemitraan antara United States Steel dan Nippon Steel, yang akan menciptakan setidaknya 70.000 lapangan kerja dan menambah USD 14 miliar dalam ekonomi AS."
Aksi ini menunjukkan bagaimana perubahan sikap politik dapat memengaruhi keputusan bisnis besar. Dukungan Trump terhadap Nippon Steel diharapkan dapat mendorong pertumbuhan industri baja di Amerika Serikat, yang merupakan salah satu sektor penting bagi perekonomian negara tersebut.
Dengan adanya rencana akuisisi ini, banyak pihak berharap agar dampak positifnya dapat dirasakan oleh masyarakat, terutama dalam penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Donald Trump Nippon Steel U.S. Steel akuisisi ekonomi