Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Bahaya Memberikan Air pada Bayi di Bawah Enam Bulan

Memberikan air kepada bayi di bawah enam bulan dapat menimbulkan komplikasi yang mengancam nyawa. Meskipun terlihat sepele, hal ini sangat berbahaya. Para ahli kesehatan di seluruh dunia sepakat bahwa bayi seharusnya hanya diberi ASI (Air Susu Ibu) atau susu formula selama enam bulan pertama kehidupannya.

Alasan di balik ini bukan hanya masalah nutrisi, tetapi juga berkaitan dengan keselamatan. Ginjal bayi yang masih berkembang belum mampu memproses air dengan baik. Hal ini dapat menyebabkan masalah serius dalam tubuh mereka yang sedang tumbuh.

Ketika bayi minum air, ginjal mereka tidak dapat menangani kelebihan cairan, yang dapat mengakibatkan keracunan air dan hyponatremia. Hyponatremia adalah kondisi di mana kadar natrium dalam darah menjadi terlalu rendah. Hal ini dapat menyebabkan kejang, pembengkakan otak, koma, dan dalam kasus yang parah, bahkan kematian. Otak yang sedang berkembang sangat rentan, sehingga konsekuensi dari kondisi ini lebih berbahaya dibandingkan pada orang dewasa.

“Air hanya memenuhi perut kecil mereka tanpa memberikan nutrisi yang penting, yang dapat menyebabkan kekurangan gizi,” jelas para ahli kesehatan anak. Ini akan mengalihkan perhatian dari konsumsi ASI atau susu formula yang sangat diperlukan, dan dapat menyebabkan masalah pertumbuhan.

Bahkan di cuaca panas, saat insting orang tua mendorong untuk memberikan air, otoritas medis merekomendasikan untuk lebih sering memberikan ASI atau susu formula. ASI mengandung lebih dari 80% air dan memberikan hidrasi yang sempurna serta nutrisi yang diperlukan.

Pesan utama yang perlu diingat adalah: air yang tampak jernih dan tidak berbahaya bisa menjadi ancaman serius bagi bayi di bawah enam bulan. Tunggu hingga makanan padat diperkenalkan sekitar enam bulan, kemudian tawarkan hanya 60-120 ml air per hari sambil tetap menjadikan susu sebagai sumber utama nutrisi.

Dengan memahami risiko ini, orang tua dapat menjaga kesehatan dan keselamatan bayi mereka dengan lebih baik.

library_books Science