Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Puncak Bukit Biru Menjadi Desa Wisata tapi Terancam Tambang

Puncak Bukit Biru, yang terletak di Desa Sumber Sari, Kecamatan Loa Kulu, baru-baru ini mendapatkan pengakuan sebagai Desa Wisata dari Bupati Kutai Kartanegara. Pengakuan ini memberikan harapan bagi masyarakat lokal untuk mengembangkan pariwisata dan menjaga keindahan alam di daerah tersebut. Namun, di balik pengakuan ini, terdapat tantangan besar yang mengancam keberlanjutan desa wisata tersebut.

Izin tambang batu bara yang dikeluarkan untuk PT Borneo Mitra Sejahtera menjadi perhatian serius bagi masyarakat setempat. Izin tersebut dipastikan berlaku hingga tahun 2030, dan ini menimbulkan kekhawatiran akan kerusakan lingkungan di sekitar Puncak Bukit Biru. Masyarakat setempat telah menyatakan penolakan terhadap aktivitas pertambangan yang dinilai dapat merusak keindahan alam dan mengganggu kehidupan sehari-hari mereka.

Masyarakat di Desa Sumber Sari dengan tegas menolak kehadiran tambang batu bara tersebut. Mereka percaya bahwa keberadaan Puncak Bukit Biru sebagai destinasi wisata sangat penting untuk ekonomi lokal dan pelestarian lingkungan. Berbagai upaya telah dilakukan oleh warga untuk mengekspresikan penolakan mereka, termasuk mengadakan aksi kampanye dan mengundang teman-teman untuk berpartisipasi dalam kegiatan camping dan nonton bareng (nobar) sebagai bentuk dukungan untuk perlindungan situs wisata ini.

Kegiatan ini diharapkan bisa menarik perhatian lebih banyak orang untuk peduli terhadap isu-isu lingkungan dan mendukung perjuangan masyarakat menolak pertambangan di kawasan yang telah ditetapkan sebagai desa wisata. Warga setempat berharap bahwa dengan dukungan yang lebih luas, mereka dapat melindungi Puncak Bukit Biru dan menjadikan lokasi ini sebagai tempat yang aman dan nyaman untuk dikunjungi oleh wisatawan.

Situasi ini menunjukkan betapa pentingnya peran masyarakat dalam menjaga lingkungan dan warisan budaya mereka. Masyarakat Desa Sumber Sari bertekad untuk terus berjuang demi masa depan yang lebih baik, baik untuk diri mereka sendiri maupun untuk generasi yang akan datang.

library_books Jatam Kaltim