Perusahaan kontrak militer swasta asal Amerika Serikat, Safe Reach Solutions (SRS), sedang membuka lowongan pekerjaan untuk mengawasi distribusi bantuan di Gaza atas nama Israel. Informasi ini diperoleh dari beberapa pejabat AS yang pernah terlibat dalam proyek tersebut.
SRS saat ini mencari "Petugas Liaisons Kemanusiaan" yang akan berfungsi sebagai penghubung penting antara tim operasional mereka dan komunitas kemanusiaan yang lebih luas. Dalam deskripsi pekerjaan tersebut, mereka menjelaskan bahwa petugas ini akan memberikan saran mengenai praktik terbaik dalam berinteraksi dengan populasi yang terkena dampak, otoritas lokal, dan organisasi berbasis komunitas, sambil memantau perkembangan yang dapat mempengaruhi "posisi operasional".
Selain itu, SRS juga baru-baru ini menutup lowongan untuk posisi "Wakil Tim/Pengelola" yang bertugas mendukung manajemen sehari-hari, perencanaan, dan pelaksanaan misi. Posisi wakil ini ditujukan bagi calon yang memiliki latar belakang dalam operasi, dengan syarat pengalaman lapangan di Timur Tengah, terutama di daerah yang terdampak konflik atau pasca krisis.
Lowongan pekerjaan ini menginginkan pelamar dengan pengalaman minimal tujuh tahun dan hanya menerima warga negara AS. Kemampuan berbahasa Arab juga diutamakan. Ironisnya, SRS mencari orang-orang yang memiliki pengalaman dengan PBB, padahal rencana mereka untuk mengambil alih distribusi bantuan sebenarnya bertujuan untuk menggantikan peran PBB yang sudah mampu memberikan bantuan di Gaza.
Permintaan untuk posisi ini tampak sangat tinggi. Menurut informasi dari LinkedIn, lebih dari 100 orang telah melamar untuk posisi petugas liaisons kemanusiaan dalam waktu dua minggu. Posisi wakil tim juga menarik perhatian banyak pengguna LinkedIn yang mengarahkan komentar mereka kepada "Ali Ali", konsultan rekrutmen SRS.
Salah satu pengguna LinkedIn menulis, "Hai Ali, saya bekerja di Gaza musim panas lalu dengan angkatan bersenjata AS. Saya bertanggung jawab atas pengiriman bantuan kemanusiaan melalui pelabuhan Trident. Silakan hubungi saya di waktu yang tepat untuk membicarakan lebih lanjut."
Gaza bantuan perusahaan militer swasta rekrutmen Safe Reach Solutions