Pemerintah Indonesia berencana untuk mengekspor beras ke negara tetangga, Malaysia, sebanyak 2.000 ton tahun ini. Rencana ini sejalan dengan target swasembada beras yang ingin dicapai pada akhir tahun ini.
Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pertemuan dengan Menteri Pertanian Malaysia. Dalam pertemuan tersebut, Sudaryono memberikan sinyal positif bahwa Indonesia siap untuk mengekspor beras ke Malaysia. "Hasil panen dalam negeri yang melimpah membuat Indonesia siap jadi negara pengekspor beras," ujarnya.
Peluang ekspor beras ini muncul setelah terjadi krisis pangan di beberapa negara dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini membuat pemerintah Indonesia melihat kesempatan untuk memasok beras ke negara lain, termasuk Malaysia.
Namun, Sudaryono juga menekankan bahwa proses ekspor beras sebanyak 2.000 ton per bulan masih dalam tahap pengaturan dan menunggu perintah dari Presiden Prabowo Subianto. Kesepakatan ini perlu dibahas lebih lanjut hingga mencapai tahap teknis.
Menteri Perdagangan, Budi Santoso, juga memberikan tanggapan mengenai rencana ekspor ini. Ia menyatakan bahwa realisasi ekspor beras ke Malaysia perlu dipertimbangkan lebih dalam dalam Neraca Komoditas agar tidak mengganggu kebutuhan dalam negeri.
Pembahasan mengenai ekspor beras ini akan dibahas lebih lanjut dalam program Market Review yang dipandu oleh Prasetyo Wibowo. Program tersebut akan ditayangkan secara langsung pada Rabu, 21 Mei 2025, pukul 22.30 hingga 23.00 WIB di IDX Channel.
ekspor beras Malaysia pemerintah Indonesia panen pertanian