Garut, 21 Mei 2025 - Dalam upaya mendukung ketahanan pangan nasional yang mandiri dan berkelanjutan, Lanud Husein Sastranegara mengoptimalkan lahan milik TNI Angkatan Udara di Desa Pamalayan, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut. Lahan tersebut kini dimanfaatkan sebagai area pertanian produktif dengan penanaman berbagai jenis sayuran dan tanaman pangan.
Pemanfaatan aset ini merupakan langkah konkret dalam mengatasi potensi krisis pangan sekaligus menjadi bentuk kontribusi TNI AU dalam program pemberdayaan masyarakat. Kegiatan pertanian ini melibatkan personel Lanud dan masyarakat sekitar, sebagai wujud gotong royong dan kepedulian sosial yang sesuai dengan nilai-nilai TNI AU yang humanis.
Komandan Lanud Husein Sastranegara, Kolonel Pnb Alfian S.E., M.Han., mengatakan bahwa optimalisasi lahan tidur menjadi solusi realistis untuk mendukung ketersediaan pangan di Indonesia. Ia menegaskan bahwa keberhasilan program ini diharapkan dapat berdampak positif bagi kemandirian pangan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan wilayah.
“Jika lahan yang tersedia dimanfaatkan dengan baik, maka hasilnya akan mampu memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri dan berkesinambungan,” ujar Danlanud. Ia juga menambahkan bahwa program ini merupakan salah satu implementasi nyata dari sinergi antara militer dan sipil dalam membangun Indonesia yang tangguh.
Langkah ini menjadi bukti bahwa TNI AU, melalui Lanud Husein Sastranegara, tidak hanya hadir sebagai penjaga udara bangsa, tetapi juga sebagai pelopor ketahanan pangan yang Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Humanis (AMPUH). Ini merupakan nilai yang terus digelorakan oleh Kepala Staf Angkatan Udara, Marsekal TNI M. Tonny Harjono S.E., M.M.
Dengan kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mandiri dalam hal pangan dan turut berpartisipasi dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
Lanud Husein Sastranegara ketahanan pangan Garut TNI AU pertanian