Meta, perusahaan teknologi besar yang dikenal dengan platform sosialnya, mengambil langkah besar dalam penilaian kinerja karyawan. Pada penilaian kinerja pertengahan tahun ini, Meta menginstruksikan manajer untuk menilai lebih banyak karyawan dengan kategori "Di Bawah Harapan", yang merupakan kategori terendah dalam penilaian kinerja. Langkah ini bisa berujung pada pemotongan karyawan berbasis kinerja di masa depan.
Menurut memo yang dibagikan di forum internal Meta pada tanggal 14 Mei dan dilihat oleh Business Insider, perusahaan ingin manajer untuk menempatkan 15-20% karyawan di kategori terendah tersebut, terutama pada tim yang beranggotakan 150 orang atau lebih. Angka ini meningkat dari 12-15% yang diterapkan tahun lalu.
Proses penilaian kinerja di tengah tahun ini dianggap sebagai "kesempatan untuk membuat keputusan keluar," sebagaimana tercantum dalam memo tersebut. Ini berarti bahwa karyawan yang dinilai tidak memenuhi ekspektasi bisa berisiko kehilangan pekerjaan mereka.
Langkah ini membawa kekhawatiran di kalangan karyawan mengenai masa depan mereka di perusahaan. Penilaian kinerja yang ketat ini bisa menjadi tanda bahwa Meta berusaha untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas di dalam timnya.
Dengan adanya perubahan ini, banyak yang bertanya-tanya bagaimana kebijakan baru ini akan mempengaruhi lingkungan kerja di Meta. Apakah karyawan akan merasa lebih tertekan? Atau, apakah mereka akan berusaha lebih keras untuk mencapai target yang ditetapkan? Ini adalah pertanyaan-pertanyaan yang mungkin akan dijawab dalam beberapa bulan ke depan.
Meta, yang dikenal karena inovasinya, kini menghadapi tantangan baru dalam mengelola kinerja karyawan. Langkah ini bisa menjadi sinyal bagi banyak perusahaan lain untuk meninjau kembali sistem penilaian kinerja mereka di tengah perubahan yang cepat dalam industri teknologi.
Di saat yang sama, Meta harus menjaga keseimbangan antara meningkatkan produktivitas dan menciptakan lingkungan kerja yang positif. Ini adalah tantangan yang tidak hanya dihadapi oleh Meta, tetapi juga oleh banyak perusahaan di seluruh dunia.
Meta penilaian kinerja pemotongan karyawan karyawan buruk