Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Diskusi Publik Memperingati 27 Tahun Reformasi

Diskusi Publik Memperingati 27 Tahun Reformasi

Jakarta, 20 Mei 2025 - Sudah 27 tahun sejak Reformasi 1998 berlangsung, namun bayang-bayang Orde Baru masih terasa hingga saat ini. Dalam konteks ini, muncul wacana untuk mengangkat mantan Presiden Soeharto sebagai pahlawan nasional. Untuk membahas isu penting ini, SPORA mengadakan diskusi publik yang mengajak masyarakat untuk kritis terhadap sejarah.

Diskusi ini akan berlangsung pada hari Selasa, 20 Mei 2025, mulai pukul 15.00 WIB hingga selesai, di Arena Prestasi, FISH - Kampus A Universitas Negeri Jakarta (UNJ) di Rawamangun. Acara ini diharapkan dapat menjadi ajang bagi semua pihak untuk berdiskusi dan membangun kesadaran bersama mengenai sejarah dan dampak Orde Baru.

Pemantik diskusi akan diisi oleh beberapa tokoh, antara lain Virdinda La Ode Achmad dari KontraS, Alfarhat Kasman dari FPPI Nasional, dan Fadil Ardian dari LPM Didaktika. Sementara itu, Machika Salsabila dari SPORA akan bertindak sebagai moderator dalam acara tersebut.

Acara ini terbuka untuk umum, sehingga diharapkan banyak mahasiswa dan masyarakat yang hadir untuk memberikan pendapat mereka. Ini adalah kesempatan bagi kita semua untuk mendiskusikan apakah Soeharto layak disebut pahlawan atau justru memberikan dampak negatif bagi bangsa ini.

Dengan tema "27 Tahun Reformasi: Soeharto Pahlawan? Rugi Dong!", diharapkan peserta dapat berargumen dan mengemukakan pendapat yang kritis terkait isu ini. Mari bersama-sama kita kritisi sejarah dan bangun kesadaran tentang pentingnya mengenal masa lalu untuk masa depan yang lebih baik.

library_books Sporaunj