Dalam beberapa bulan terakhir, banyak pembeli mobil mengalami kejutan biaya yang tidak terduga. Fenomena ini terjadi di tengah peningkatan permintaan kendaraan di pasar mobil. Menurut laporan terbaru dari platform pembelian mobil, CoPilot, sebanyak 71% pembeli mobil bekas yang disurvei antara Juli 2024 hingga Februari 2025 mengaku mengalami taktik "bait-and-switch". Taktik ini termasuk biaya berlebihan dan biaya yang seharusnya tidak dikenakan kepada pembeli. Rata-rata, biaya tambahan yang dilaporkan mencapai sekitar Rp 10 juta.
Kondisi pasar mobil di Amerika Serikat terguncang akibat tarif yang diterapkan, terutama setelah mengalami kekurangan pasokan yang serius selama pandemi. Kenaikan harga akibat tarif pada mobil baru membuat permintaan mobil bekas kembali meningkat.
Tarif otomotif ini berasal dari kebijakan yang diambil oleh pemerintahan Presiden Donald Trump. Kebijakan tersebut berdampak pada supply dan demand kendaraan di pasar, dan para ahli memperingatkan bahwa masalah ini dapat semakin memburuk jika tarif terus diberlakukan.
Dengan semakin banyaknya pembeli yang merasa terjebak dengan biaya yang tidak transparan, penting bagi calon pembeli untuk lebih teliti sebelum melakukan transaksi. Mereka disarankan untuk memeriksa semua biaya yang mungkin timbul agar tidak terkejut saat pembayaran.
mobil bekas biaya tarif otomotif pembeli CoPilot