Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Moody's Turunkan Peringkat Utang Amerika Serikat untuk Pertama Kali Sejak 1917

Pada Sabtu, 17 Mei 2025, lembaga pemeringkat terkenal, Moody's, mengumumkan penurunan peringkat surat utang Amerika Serikat (AS) dari Aaa menjadi Aa1. Ini adalah pertama kalinya sejak tahun 1917, AS kehilangan peringkat kredit sempurnanya.

Peringkat Aaa adalah peringkat tertinggi yang menunjukkan bahwa surat utang tersebut sangat kredibel dan memiliki risiko gagal bayar yang sangat rendah. Dengan penurunan ini, Moody's menyoroti kekhawatiran mengenai kemampuan pemerintah AS dalam membayar utangnya yang terus meningkat dan juga masalah defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang belum teratasi.

Moody's juga menyampaikan bahwa outlook atau prospek utang AS kini berubah dari "negatif" menjadi "stabil". Hal ini menunjukkan harapan bahwa situasi keuangan AS bisa membaik di masa depan. Meskipun peringkatnya turun, ada harapan bahwa pemerintah dapat mengambil langkah-langkah untuk memperbaiki kondisinya.

Dalam keterangan resminya, Moody's menjelaskan, "Penurunan ini mencerminkan peningkatan yang signifikan selama lebih dari satu dekade terakhir atas utang pemerintah dan rasio pembayaran bunga utang yang lebih tinggi dibandingkan negara-negara lain dengan peringkat serupa." Ini artinya, utang yang dimiliki pemerintah AS sudah sangat besar dan biaya untuk membayar bunga utang tersebut juga semakin tinggi.

Berita ini penting karena peringkat utang mempengaruhi kepercayaan investor. Ketika peringkat utang turun, biasanya biaya pinjaman akan meningkat. Hal ini bisa berdampak pada ekonomi AS dan kehidupan sehari-hari warganya.

Dengan adanya perubahan ini, banyak yang berharap pemerintah AS bisa segera menemukan solusi untuk menangani masalah utang dan defisit APBN agar peringkat kreditnya bisa kembali pulih di masa depan.

library_books Idx Channel