Blang Bintang, Aceh – Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Provinsi Aceh mengadakan Musyawarah Provinsi (Musprov) tahun 2025 pada Jumat, 16 Mei 2025. Acara ini berlangsung di Ruang Rapat Utama Markas Komando Lanud Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang. Musprov ini dihadiri oleh 15 Pengurus Cabang (Pengcab) FASI dari kabupaten/kota se-Aceh, baik secara langsung maupun virtual.
Musprov menjadi forum penting untuk menyusun arah kebijakan organisasi olahraga dirgantara ke depan. Ketua Pengprov FASI Aceh, Kolonel Pnb Hantarno Edi Sasmoyo, M.Han., menyampaikan bahwa Musprov adalah momentum untuk mengevaluasi kinerja organisasi dan merumuskan program jangka menengah serta panjang. "Musyawarah ini adalah forum tertinggi yang menentukan arah dan kepemimpinan baru FASI Aceh, yang diharapkan mampu membawa organisasi ini ke tingkat yang lebih maju dan berprestasi," ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan peran FASI dalam membina generasi muda agar disiplin, tangguh, dan mencintai tanah air melalui olahraga kedirgantaraan. FASI berkomitmen untuk mengembangkan enam cabang olahraga, yaitu Terjun Payung, Paralayang, Paramotor, Aeromodelling, Gantole, dan Terbang Layang. Semua ini sejalan dengan nilai-nilai TNI AU AMPUH (Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Humanis), yang terus didorong oleh Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M.
Musprov secara resmi dibuka oleh Wakil Sekretaris KONI Aceh, David Cp, yang mewakili Plt Ketua KONI Aceh, H. Tengku Anwar Ramli. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi kontribusi FASI Aceh dalam mengangkat nama daerah melalui prestasi di PON XXI. "Keberhasilan Aceh sebagai tuan rumah bersama Sumut, khususnya dalam cabang aerosport, tidak terlepas dari kerja keras FASI. Dari target 10 medali, Aceh justru berhasil meraih 14 medali. Ini menunjukkan bahwa sinergi dan perencanaan yang matang dapat membuahkan hasil yang luar biasa," kata David Cp.
Musprov FASI Aceh olahraga dirgantara TNI AU generasi muda