Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Leo XIV Resmi Dilantik Sebagai Paus ke-267

Paus baru, Leo XIV, secara resmi dilantik pada pagi hari ini. Acara tersebut berlangsung di Vatikan dan dihadiri oleh lebih dari 100.000 orang yang memberikan sorakan meriah saat ia melintas di Petersplatz dan Via della Conciliazione menggunakan Papamobil menuju Kastil Santo Angelus.

Pada upacara pelantikan, yang dihadiri oleh banyak pemimpin dunia, Leo XIV menerima simbol-simbol kepausan, yaitu Pallium, sebuah syal khusus, dan cincin ikan. Dengan ini, resmi dimulailah masa kepemimpinan Paus ke-267 dalam sejarah Gereja Katolik.

Acara ini juga dihadiri oleh berbagai pejabat tinggi, termasuk Kanselir Jerman, Friedlich Merz, Presiden Israel, Isaak Herzog, Wakil Presiden AS, JD Vance, dan Presiden Ukraina, Wolodymyr Selenskyj. Mereka semua datang untuk merayakan momen bersejarah ini.

Dalam pidato yang disampaikannya dalam bahasa Italia, Leo XIV mengekspresikan rasa rendah hatinya. "Saya dipilih tanpa prestasi apapun dan datang dengan rasa takut dan gentar kepada kalian," ujarnya. Salah satu harapannya yang terbesar adalah untuk melihat persatuan dalam Gereja. "Saudara-saudara dan saudari-saudari tercinta, saya ingin kita semua memiliki keinginan yang sama, yaitu Gereja yang bersatu," tambahnya. Pernyataan ini merujuk pada perbedaan pendapat yang ada di dalam komunitas Katolik.

Selain itu, Leo XIV juga menyerukan dunia untuk lebih bersatu dan mengkritik akibat dari kapitalisme dan keserakahan. "Di zaman kita, masih terlalu banyak perselisihan, terlalu banyak luka yang disebabkan oleh kebencian, kekerasan, prasangka, ketakutan terhadap orang lain, dan oleh model ekonomi yang mengeksploitasi sumber daya bumi, serta menempatkan orang-orang termiskin di pinggir," jelasnya. Pernyataan ini menunjukkan pandangannya yang berbeda dengan mantan Presiden AS, Donald Trump.

Leo XIV, yang sebelumnya dikenal sebagai Kardinal Robert Francis Prevost, terpilih menjadi Paus pada tanggal 8 Mei oleh lebih dari 130 kardinal. Ia merupakan orang Amerika pertama yang memimpin Gereja Katolik dan juga memiliki kewarganegaraan Peru, hasil dari masa jabatannya sebagai misionaris dan uskup di negara tersebut.

library_books Tagesschau