Kepala Badan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Basuki Hadimuljono, mengumumkan bahwa pemerintah membuka peluang besar bagi pengusaha properti di Indonesia untuk berinvestasi di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Pada acara yang dihadiri oleh anggota Real Estate Indonesia (REI), Basuki menyampaikan bahwa ada minimal 16 peluang investasi yang tersebar di tiga Sub Wilayah Perencanaan (SWP) yakni 1A, 1B, dan 1C, yang semuanya berada dalam kawasan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).
Menurut Basuki, IKN sangat terbuka untuk semua pihak, termasuk asosiasi pengusaha properti seperti REI. Mereka diajak berpartisipasi aktif dalam pembangunan berbagai sektor strategis, terlebih lagi di bidang hunian dan kawasan komersial. Ia menegaskan bahwa keterlibatan sektor swasta sangat penting agar pembangunan IKN berjalan lancar dan sesuai rencana.
Basuki juga menambahkan bahwa peluang investasi di IKN masih sangat luas, terutama dalam pengembangan ekosistem hunian. Ia mendorong anggota REI untuk ikut serta menyediakan berbagai jenis hunian, baik yang bersifat komersial maupun hunian bersubsidi. Bahkan, pengembangan hunian ini bisa dilakukan melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), yang merupakan salah satu cara pemerintah bekerja sama dengan swasta untuk membangun infrastruktur dan properti.
Dengan adanya peluang ini, diharapkan para pengusaha properti di Indonesia dapat berperan aktif membantu pembangunan kawasan IKN, sehingga kawasan ini bisa menjadi pusat pemerintahan dan ekonomi yang maju di masa depan. Pemerintah pun sangat berharap sektor swasta dapat ikut berkontribusi dalam mewujudkan visi besar ini.
Investasi properti IKN REI pembangunan kawasan peluang investasi