Kantor Kementerian Agama Kabupaten Madiun menggelar pelatihan konten kreatif untuk penyuluh agama yang berlangsung selama dua hari, yaitu Selasa dan Rabu (14-15/5/2025) di Aula Arofah. Kegiatan ini diikuti oleh 90 penyuluh dari 15 kecamatan di Kabupaten Madiun. Pelatihan ini dibuka langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Madiun, H. Irfan Alkhaidari.
Dalam sambutannya, H. Irfan menekankan pentingnya peran penyuluh agama dalam era digital saat ini. Ia menyampaikan bahwa penyuluh harus mampu mengikuti perkembangan teknologi dan tidak gaptek. "Penyuluh jangan gaptek. Harus adaptif, modern, dan mampu membuat konten yang edukatif, etis, dan enak ditonton," ujarnya.
Selain itu, beliau menambahkan bahwa generasi milenial, Gen Z, hingga para 'emak-emak zaman now' menjadi sasaran dakwah yang sangat penting dan memerlukan pendekatan yang kreatif serta relevan dengan zaman.
Tema utama pelatihan ini adalah "Strategi Kepemimpinan dalam Dakwah Digital". H. Irfan menegaskan bahwa penyuluh harus menjadi uswah (teladan) dan influencer yang mampu menyebarkan nilai moderasi beragama melalui media digital. Ia berharap, setelah mengikuti pelatihan ini, para penyuluh dapat menghasilkan konten dakwah yang bermanfaat dan berdampak positif bagi masyarakat.
Dua narasumber dari Dinas Kominfo Kabupaten Madiun dan presenter dari Mimbar TV Surabaya turut hadir memberikan pelatihan tentang teknik pembuatan konten menarik dan efektif. Mereka membagikan berbagai trik dan strategi agar konten yang dibuat mampu menjangkau dan memengaruhi berbagai kalangan.
Dengan pelatihan ini, diharapkan para penyuluh agama di Kabupaten Madiun mampu menjadi agen perubahan dalam dakwah digital. Mereka diharapkan dapat menyentuh semua kalangan, mulai dari anak muda hingga orang tua, dengan pendekatan yang kreatif dan relevan di era digital saat ini.
Pelatihan Konten Kreatif Dakwah Digital Madiun Penyuluh Agama Era Digital