Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Sarifah Ainun Jariyah, mendesak pemerintah Indonesia untuk segera menyiapkan langkah-langkah nyata dalam melindungi warga negara Indonesia (WNI) yang berada di wilayah konflik India-Pakistan, khususnya di Kashmir.
Dalam sebuah pernyataan, Sarifah Ainun Jariyah menegaskan bahwa pemerintah harus bertindak cepat dan strategis. "Pemerintah harus menyiapkan langkah cepat, strategis, terukur dan akurat untuk melindungi WNI di zona perang, termasuk koordinasi pemulangan dengan negara lain dan organisasi internasional, evakuasi hingga dukungan psikologis bagi korban yang mengalami trauma konflik," katanya.
Kawasan Kashmir selama ini dikenal sebagai salah satu daerah yang sering dilanda konflik antara India dan Pakistan. Konflik ini menyebabkan ketidakpastian dan bahaya langsung bagi warga yang tinggal di sana, termasuk WNI yang mungkin saja berada di wilayah tersebut.
Selain aspek perlindungan dan evakuasi, Sarifah juga menambahkan bahwa Indonesia memiliki peran penting dalam mendorong perdamaian kedua negara yang sedang berkonflik. "Indonesia berperan strategis dalam mendorong perdamaian kedua negara yang tengah berkonflik tersebut, sekaligus menjaga stabilitas ekonomi nasional," ujarnya.
Pernyataan ini juga menunjukkan pentingnya peran diplomasi dan kerjasama internasional dalam menyelesaikan konflik, serta perlunya kesiapan pemerintah Indonesia untuk melindungi warga negara dan menjaga stabilitas ekonomi nasional dari dampak konflik tersebut.
Kondisi kawasan Kashmir yang sering mengalami ketegangan membuat perhatian internasional terhadap situasi di sana semakin meningkat. Pemerintah Indonesia diharapkan mampu mengambil langkah-langkah konkret untuk memastikan keselamatan warga negara dan mendukung upaya perdamaian di kawasan tersebut.
DPR RI WNI Kashmir India-Pakistan perlindungan evakuasi diplomasi stabilitas ekonomi