Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Bupati Pasuruan Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem

Pada hari Rabu, 14 Mei 2025, Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, mengimbau seluruh masyarakat di daerahnya untuk selalu waspada terhadap cuaca ekstrem yang akhir-akhir ini sering terjadi. Cuaca yang tidak menentu ini menyebabkan berbagai bencana seperti banjir dan angin kencang yang merusak fasilitas umum dan mengancam keselamatan warga.

Dalam sepekan terakhir, sejumlah wilayah di Kabupaten Pasuruan dilanda banjir yang cukup parah. Wilayah-wilayah seperti Kecamatan Kraton, Pohjentrek, dan Wonorejo mengalami genangan air yang cukup tinggi. Banjir ini disebabkan oleh hujan deras yang turun selama beberapa jam setiap hari, yang membuat debit sungai dan saluran air meluap.

Tidak hanya banjir, kejadian angin kencang juga menyebabkan kerusakan yang cukup serius. Salah satu contoh adalah jembatan di wilayah Kecamatan Wonorejo, yaitu Jembatan Karangjati, yang ambruk karena tertiup angin kencang. Akibat kejadian ini, akses warga ke beberapa wilayah menjadi terputus, menyulitkan mobilitas dan kegiatan warga.

Selain itu, tembok penahan tanah (TPT) di Desa Bakalan, Kecamatan Purwosari, juga tergerus oleh banjir besar. Bahkan, pos kamling di Dusun Keputran ikut terseret arus sungai yang deras. Tidak ketinggalan, sebuah rumah di Desa Ambal-Ambil, Kecamatan Kejayan, roboh karena diterjang angin kencang.

Menanggapi kejadian tersebut, Mas Rusdi menyatakan keprihatinannya. "Saya ikut prihatin dengan bencana yang terjadi dalam beberapa hari belakangan. Banjir yang membuat rumah warga terendam, belum lagi jembatan ambruk, rumah roboh dan TPT tergerus," ujarnya saat ditemui di sela-sela kegiatan.

Bupati juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan seluruh masyarakat. Ia menginstruksikan kepada OPD terkait seperti BPBD, Dinas Sosial, Dinas SDA, Cipta Karya, dan kecamatan untuk meningkatkan koordinasi dan komunikasi hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

"Koordinasi yang baik sangat penting agar kita semua bisa siap siaga menghadapi bencana. Karena kita tidak tahu kapan dan di mana bencana akan terjadi, tetapi dengan komunikasi yang kuat, dampaknya bisa diminimalkan dan korban jiwa bisa dihindari," tambah Mas Rusdi.

Selain itu, Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, juga melakukan peninjauan ke lokasi rumah warga yang roboh di Desa Ambal-Ambil. Ia berharap semua pihak dapat bekerja sama agar bencana ini tidak semakin meluas dan dapat ditangani dengan baik.

library_books Pemkabpasuruan