Serangan Israel di Gaza Tewaskan Tiga Orang
Dalam sebuah serangan yang dilakukan oleh Israel di Gaza, setidaknya tiga orang telah tewas dan beberapa lainnya terluka. Menurut informasi dari para pekerja medis, di antara yang terluka terdapat juga staf rumah sakit. Salah satu korban tewas adalah seorang fotografer Palestina bernama Hassan Eslaiah, yang dilaporkan telah menyebarkan gambar-gambar terkait serangan Hamas pada bulan Oktober 2023.
Rik Peeperkorn, perwakilan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di wilayah Palestina, menyatakan bahwa mereka telah melaporkan kepada WHO bahwa sebuah bagian untuk pasien dengan luka bakar telah terkena serangan. Peeperkorn menyebutkan bahwa ada dua orang yang tewas, satu orang dalam kondisi kritis, dan sebelas lainnya mengalami luka-luka.
Selain itu, WHO juga memberikan peringatan tentang dampak jangka panjang yang mungkin terjadi pada penduduk Gaza akibat kekurangan pangan. Peeperkorn mengungkapkan bahwa kelaparan ini dapat berdampak buruk pada "satu generasi penuh," dengan kemungkinan terjadinya gangguan pertumbuhan dan masalah perkembangan kognitif. "Penduduk Gaza sangat membutuhkan bantuan," tambahnya.
Di sisi lain, saat ini Israel sedang mengalami ketegangan diplomatik. Setelah kunjungan Presiden Israel, Herzog, ke Berlin, kini Presiden Jerman, Steinmeier, juga mengunjungi Jerusalem. Dalam kunjungan tersebut, Steinmeier berencana untuk bertemu dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanjahu. Namun, organisasi hak asasi manusia, Amnesty International, telah meminta Steinmeier untuk membatalkan pertemuan tersebut. Amnesty International menyatakan bahwa Netanjahu sedang dicari oleh Pengadilan Pidana Internasional karena dituduh melakukan kejahatan perang.
Benjamin Netanjahu sendiri telah mengumumkan rencana untuk meluncurkan serangan baru dalam upaya untuk menghancurkan kelompok Hamas di Gaza. Pernyataan ini disampaikan setelah pertemuannya dengan para reservis Israel yang mengalami luka dalam perang di Gaza. Dengan situasi yang semakin tegang, banyak yang berharap agar perdamaian dapat segera tercapai di kawasan tersebut.
serangan Israel Gaza WHO makanan krisis