Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Pemprov DKI Jakarta Tolak Kebijakan Kirim Anak Bermasalah ke Militer

Pemprov DKI Jakarta tidak akan mengikuti kebijakan yang diterapkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang mengirim anak-anak nakal atau bermasalah ke barak militer. Keputusan ini diambil meskipun Jawa Barat adalah tetangga dekat Jakarta.

Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Cyril Raoul Hakim, yang akrab disapa Chico, menyatakan, "Jakarta mempunyai kebijakan sendiri terkait dengan penertiban warga, mendidik anak-anaknya, dan membina warganya." Pernyataan ini disampaikan di Jakarta pada hari Senin.

Chico menjelaskan bahwa Pemprov DKI lebih memilih untuk memberikan ruang bagi warganya untuk berkreasi. Hal ini tercermin dalam kebijakan yang memperpanjang jam operasional taman dan perpustakaan. Sebelumnya, jam operasional hanya sampai sore hari, kini diperpanjang hingga malam hari, agar anak-anak dan masyarakat bisa memanfaatkan fasilitas tersebut lebih lama.

Terkait dengan masalah premanisme di Jakarta, Chico menambahkan bahwa Pemprov DKI terus berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya. Salah satu bentuk kerjasama adalah melalui operasi terpadu penanggulangan premanisme, yang akan dilaksanakan selama 15 hari, dari tanggal 15 Mei hingga 30 Mei 2025.

Dengan kebijakan ini, Pemprov DKI Jakarta berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi anak-anak dan masyarakatnya, jauh dari tindakan negatif yang merugikan.

library_books Antaranewscom