Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Pelatih Persik Kediri Tak Trauma Usai Insiden Pelemparan Batu

Pelatih Persik Kediri, Divaldo Alves, menyatakan bahwa ia tidak ingin memperpanjang masalah terkait insiden pelemparan batu yang terjadi pada bus timnya. Kejadian tersebut berlangsung setelah pertandingan Liga 1 Indonesia melawan Arema di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada hari Minggu, 11 Mei 2025. Dalam pertandingan itu, Persik Kediri berhasil meraih kemenangan telak dengan skor 3-0.

Divaldo Alves menilai bahwa pelemparan batu yang menyebabkan kaca bus Persik Kediri hancur kemungkinan besar bukan dilakukan oleh suporter. Ia menjelaskan bahwa selama pertandingan berlangsung, tidak ada masalah yang terjadi, sehingga ia tidak mengerti mengapa insiden pelemparan tersebut bisa terjadi.

"Saat pertandingan tidak ada masalah sama sekali. Saya tidak tahu kenapa bisa terjadi insiden pelemparan itu," ucap Divaldo saat memberikan penjelasan. Pelatih yang baru kembali melatih Persik Kediri pada bulan April lalu ini juga menegaskan bahwa dirinya tidak merasa trauma akibat kejadian tersebut.

"Tidak ada trauma. Saya siap untuk semua. No problem. Enggak ada masalah apapun," tambahnya. Pernyataan ini menunjukkan sikap positif Divaldo meskipun mengalami insiden yang tidak menyenangkan.

Lebih lanjut, Divaldo juga menyampaikan bahwa sejumlah suporter Arema telah meminta maaf atas insiden pelemparan batu tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa ada kesadaran dari pihak suporter untuk tidak terlibat dalam tindakan yang merugikan.

Pelatih Divaldo Alves berharap insiden serupa tidak akan terulang di masa depan. Sikapnya yang tenang dan siap menghadapi segala situasi menjadi contoh bagi tim dan suporter. Diharapkan, kejadian yang merusak dan tidak diinginkan bisa dihindari agar atmosfer sepak bola tetap kondusif dan menyenangkan bagi semua pihak yang terlibat.

Insiden seperti ini menjadi pengingat bahwa keamanan dalam pertandingan sepak bola sangat penting. Semua pihak, termasuk suporter, harus menjaga sportivitas dan menghormati satu sama lain, baik di dalam maupun di luar lapangan.

library_books Antaranewscom