Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

India dan Pakistan Sepakati Gencatan Senjata Setelah Serangan Beruntun

India dan Pakistan telah sepakat untuk mengadakan gencatan senjata setelah terjadi serangkaian serangan yang saling menimpa selama beberapa hari terakhir. Kesepakatan ini diumumkan oleh Menteri Luar Negeri Pakistan, Isahq Dar, serta Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada hari ini.

Dalam pernyataannya di media sosial, Trump menyatakan, "Setelah malam yang panjang penuh pembicaraan di bawah mediasi Amerika Serikat, saya senang mengumumkan bahwa India dan Pakistan telah setuju untuk gencatan senjata secara penuh dan segera." Ia juga mengucapkan selamat kepada kedua negara karena telah menunjukkan "akal sehat dan kecerdasan yang besar" dalam mencapai kesepakatan ini.

Sebelumnya, dalam beberapa jam sebelum pengumuman gencatan senjata, kedua negara yang memiliki senjata nuklir ini saling melakukan serangan. Kedua belah pihak saling menuduh telah meningkatkan ketegangan dalam konflik yang telah berlangsung puluhan tahun mengenai wilayah Himalaya, khususnya di daerah Kaschmir.

Konflik ini dipicu oleh serangan yang terjadi pada 22 April lalu di bagian India dari Kaschmir, yang menewaskan 26 orang. India menyalahkan ekstremis Muslim yang memiliki hubungan dengan Pakistan sebagai pihak yang bertanggung jawab atas serangan tersebut. Namun, Pakistan membantah terlibat dalam insiden itu.

Gencatan senjata ini diharapkan dapat meredakan ketegangan yang telah lama berlangsung antara kedua negara. Kaschmir, yang terletak di Himalaya, merupakan wilayah yang menjadi sumber sengketa antara India dan Pakistan sejak kedua negara merdeka pada tahun 1947. Selama bertahun-tahun, banyak konflik bersenjata dan ketegangan diplomatik telah terjadi, yang menyebabkan banyak korban jiwa dan pengungsi.

Dengan adanya kesepakatan ini, masyarakat di kedua negara berharap akan ada jalan menuju perdamaian dan stabilitas di kawasan tersebut.

library_books Tagesschau