Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

DPR Minta Pemerintah Tegas Atasi Tenaga Kerja Asing di Sulawesi Tenggara

Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Ahmad Safei, menekankan pentingnya ketegasan pemerintah dalam menangani maraknya keberadaan Tenaga Kerja Asing (TKA) di Sulawesi Tenggara. Menurutnya, banyak TKA yang menggunakan visa wisata untuk bekerja di Indonesia, yang dapat menimbulkan masalah antara tenaga kerja asing dan tenaga kerja lokal.

Dalam Rapat Kerja Komisi IX DPR RI yang berlangsung pada Senin, 5 Mei 2025, Ahmad Safei mengatakan, "Hal ini menyebabkan konflik antara TKA dan tenaga kerja lokal. Pekerjaan yang dilakukan oleh TKA tidak terlalu spesifik dan masih bisa dikerjakan oleh tenaga kerja lokal." Pernyataan ini menggambarkan kekhawatiran akan dampak negatif dari keberadaan TKA yang tidak mengikuti aturan yang berlaku.

Lebih lanjut, Ahmad Safei juga menyampaikan bahwa di Sulawesi Tenggara terdapat banyak Proyek Strategis Nasional yang perlu perhatian khusus dari pemerintah. Ia berharap pemerintah dapat meningkatkan kapasitas Balai Latihan Kerja (BLK) yang ada agar tenaga kerja lokal dapat memiliki daya saing yang lebih baik. Dengan pelatihan yang tepat, tenaga kerja lokal diharapkan mampu bersaing dan mengambil alih pekerjaan yang sebelumnya dilakukan oleh TKA.

Keberadaan TKA yang menggunakan visa wisata untuk bekerja dapat menimbulkan berbagai masalah, salah satunya adalah konflik dengan tenaga kerja lokal. Oleh karena itu, penting bagi pemerintah untuk melakukan pengawasan yang ketat dan memberikan pelatihan yang memadai bagi tenaga kerja lokal.

Ahmad Safei mengajak semua pihak untuk bersinergi dalam mengatasi masalah ini demi kesejahteraan masyarakat lokal dan peningkatan kualitas tenaga kerja Indonesia.

library_books Pdiperjuangan