DPRD Palembang Dorong Kota Ramah Lingkungan Sebelum Smart City
Palembang, 7 Mei 2025 - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palembang dari Fraksi PDI Perjuangan, Andreas Okdi Priantoro, menekankan pentingnya memperkuat fondasi ramah lingkungan sebelum mengimplementasikan konsep smart city atau Kota Pintar. Ia menyatakan bahwa masalah mendasar seperti limbah, energi, dan ruang terbuka hijau harus ditangani terlebih dahulu.
“Jangan bicara smart city kalau persoalan mendasar soal limbah, energi, dan ruang terbuka hijau masih belum tertangani. Palembang lebih dulu harus menjadi eco city atau Kota Ramah Lingkungan. Itu pondasi awalnya,” tegas Andreas dalam sebuah pernyataan.
Menurut Andreas, fokus pada lingkungan merupakan langkah penting untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Ia menambahkan bahwa Fraksi PDI Perjuangan akan terus mendorong agenda pembangunan yang berbasis lingkungan, serta agenda yang inklusif dan sesuai dengan kebutuhan warga.
Isu lingkungan memang menjadi perhatian utama di banyak kota besar, termasuk Palembang. Dengan adanya dorongan untuk menjadi eco city, diharapkan pemerintah kota dapat lebih serius dalam menangani berbagai masalah lingkungan yang ada, seperti pengelolaan limbah yang lebih baik dan penyediaan ruang hijau yang cukup bagi masyarakat.
Melalui langkah ini, Palembang diharapkan dapat menjadi kota yang tidak hanya pintar dalam teknologi, tetapi juga ramah lingkungan dan nyaman untuk ditinggali. Pembangunan yang memperhatikan aspek lingkungan akan memberikan dampak positif bagi kesehatan masyarakat dan kualitas hidup secara keseluruhan.
DPRD Palembang terus berkomitmen untuk mendukung langkah-langkah yang mengarah pada peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui pembangunan berkelanjutan.
DPRD Palembang kota ramah lingkungan smart city pembangunan