Mantan pejabat senior pemerintahan Barack Obama mengkritik kebijakan Presiden Joe Biden terkait Gaza dalam sebuah podcast yang ditayangkan pada hari Kamis. Kritik ini memicu reaksi di media sosial.
Ben Rhodes dan Tommy Vietor, dua mantan pejabat senior dari pemerintahan Obama, menjadi pembawa acara podcast berjudul Pod Save the World. Dalam salah satu video yang dibagikan oleh Drop Site News, Vietor yang pernah menjabat sebagai juru bicara Dewan Keamanan Nasional, menyatakan, “Kebijakan pemerintahan Biden terkait Gaza adalah sebuah penghinaan total.”
Pernyataan tersebut menarik perhatian banyak orang di media sosial. Beberapa netizen berkomentar bahwa mantan pejabat tersebut berbicara hanya ketika situasi sudah terlambat. Sementara itu, yang lainnya menyoroti hipokrisi dari para pejabat tersebut.
Pada awal Januari, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berjanji untuk melanjutkan perang Israel di Gaza. Janji ini sebagian bertujuan untuk mencegah Menteri Keuangan sayap kanan Bezalel Smotrich keluar dari koalisinya. Netanyahu juga menghadapi kemarahan pemilih dan kasus korupsi yang menantinya setelah perang di Gaza berakhir.
Israel juga melanggar gencatan senjata Gaza secara sepihak pada bulan Februari. Mereka menolak untuk melanjutkan ke fase kedua, yang seharusnya mengamankan pembebasan semua sandera yang tersisa. Netanyahu telah berulang kali menolak tawaran dari Hamas untuk pembebasan sandera tersebut.
Banyak yang berpendapat bahwa jika pemerintah Netanyahu benar-benar memprioritaskan membawa pulang para sandera, kesepakatan bisa saja dicapai sejak lama. Namun, hal itu berarti mengakhiri perang, yang tanpa itu koalisi Netanyahu akan runtuh.
Sebuah laporan investigasi yang ditayangkan oleh Channel 13 Israel mengklaim bahwa pemerintahan Biden dengan sengaja membiarkan kampanye militer Israel di Gaza berlangsung jauh melebihi tujuan strategis yang telah ditetapkan. Ini menunjukkan kompleksitas dalam kebijakan luar negeri AS dan dampaknya terhadap konflik yang berlangsung.
Biden Gaza Obama kritik Netanyahu