Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

AfD Gugat Verfassungsschutz Setelah Dikenal Sebagai Ekstremis

Partai Alternative für Deutschland (AfD) telah mengambil langkah hukum setelah Bundesverfassungsschutz atau Badan Perlindungan Konstitusi Jerman menilai mereka sebagai "upaya ekstremis yang terjamin". Gugatan ini diajukan ke Pengadilan Administratif Köln dengan harapan untuk menghentikan badan tersebut dari penilaian dan perlakuan yang dianggap merugikan mereka.

Para pengacara AfD menyebut tindakan Verfassungsschutz ini sebagai "tidak sah" dan merupakan "intervensi dalam kompetisi demokratis", terutama menjelang pemilihan lokal dan negara bagian yang akan datang. Mereka khawatir bahwa penilaian dari lembaga negara, yang merupakan badan intelijen, dapat menyebabkan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki pada pandangan pemilih.

Karena proses pengadilan biasanya memakan waktu lama, AfD tidak hanya mengajukan gugatan, tetapi juga permohonan darurat agar pengadilan memberikan keputusan sementara. Dalam permohonan ini, AfD meminta supaya Verfassungsschutz tidak melanjutkan penilaian mereka hingga ada keputusan dari pengadilan. Jika permintaan ini tidak dipenuhi, mereka meminta agar pengadilan mengeluarkan keputusan yang mengharuskan Verfassungsschutz untuk "diam" sampai keputusan diambil.

Sebelumnya, Verfassungsschutz telah mengklasifikasikan AfD sebagai "kasus dugaan" karena terdapat indikasi adanya upaya yang bertentangan dengan konstitusi. Indikasi tersebut, menurut badan intelijen, telah dikonfirmasi dan menjadi lebih jelas seiring waktu. AfD juga pernah menggugat status mereka sebagai "kasus dugaan" dan kalah dalam proses hukum di Pengadilan Administratif Tinggi Nordrhein-Westfalen. Mereka kemudian mengajukan banding ke Bundesverwaltungsgericht, namun keputusan atas banding tersebut masih menunggu.

AfD mengkritik tindakan Verfassungsschutz karena tidak menunggu keputusan banding itu sebelum mengubah status mereka. Di tengah situasi ini, partai-partai lain di Jerman juga sedang mendiskusikan bagaimana seharusnya menangani AfD setelah penilaian baru ini. Salah satu opsi yang dibahas adalah kemungkinan untuk melarang partai tersebut. Namun, proses untuk melarang sebuah partai hanya bisa dimulai oleh Bundestag, Bundesrat, dan Pemerintah Federal.

Situasi ini menunjukkan betapa kompleksnya dinamika politik di Jerman dan bagaimana penilaian dari lembaga negara dapat mempengaruhi partai politik. AfD kini berada dalam posisi yang sulit, di mana mereka harus berjuang tidak hanya untuk mempertahankan reputasi mereka, tetapi juga untuk kelangsungan politik mereka ke depan.

library_books Tagesschau