Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

80 Tahun Pembebasan KZ Neuengamme di Hamburg

Pada hari Sabtu malam, sebuah acara peringatan besar diadakan untuk mengenang pembebasan KZ Neuengamme di Hamburg, yang terjadi 80 tahun yang lalu. Acara ini ditujukan untuk menghormati sekitar 100.000 tahanan KZ dan lebih dari 40.000 korban yang kehilangan nyawa di kamp tersebut.

Acara ini dihadiri oleh banyak penyintas dan keluarga dari berbagai negara. Salah satu penyintas yang hadir adalah Helga Melmed, yang kini tinggal di Amerika Serikat. Helga lahir pada tahun 1928 di Berlin dalam sebuah keluarga Yahudi. Sejak usia 13 tahun, ia dipindahkan ke berbagai kamp konsentrasi, termasuk KZ Neuengamme dan camp luar Poppenbüttel.

Dalam pidatonya, Helga Melmed menyampaikan keprihatinan tentang perkembangan politik di seluruh dunia. Ia mengungkapkan bahwa saat ini dunia kembali dalam keadaan kacau dan "propaganda yang memikat" kembali menyusup ke dalam pikiran banyak orang. "Kita semua harus mengangkat suara melawan kebencian dan penindasan, di mana pun dan kapan pun kita menemukannya," ujar wanita berusia 97 tahun tersebut.

Bundeskanzler Olaf Scholz (SPD) juga memberikan sambutan dalam acara tersebut. Mengingat perang agresi Rusia di Ukraina dan upaya-upaya otoriter yang terjadi di seluruh dunia, Scholz menyerukan perlunya mempertahankan dan menjaga Eropa yang bersatu. Ia menekankan bahwa Jerman memiliki tanggung jawab khusus karena sejarahnya. "Salah satu pelajaran penting dari perang yang dimulai oleh Jerman, dari kekuasaan kekerasan Nazi, dan dari pembunuhan jutaan wanita, anak-anak, dan pria yang tidak bersalah adalah keyakinan mendalam kita bahwa benua kita, bahwa kita sebagai orang Eropa harus selamanya meninggalkan perang di antara bangsa-bangsa kita," kata Scholz dalam penampilan publik besarnya yang terakhir sebagai kanselir.

Acara peringatan ini bukan hanya mengenang masa lalu, tetapi juga mengingatkan kita akan pentingnya menjaga perdamaian dan saling pengertian di antara sesama manusia.

library_books Tagesschau