Pacalan, Magetan - Desa Pacalan di Plaosan kini memiliki Pasar Sayur yang merupakan yang pertama di Magetan. Pasar ini dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kembangsore, yang bertujuan untuk mengembangkan ekonomi masyarakat, terutama para petani di desa tersebut.
Kepala Desa Pacalan, Agus Suharto S.T., M.T., menjelaskan bahwa pasar sayur ini merupakan hasil inisiatif para petani dan pemerintah desa. "Pasar sayur desa ini adalah langkah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya petani. Sesuai amanah Presiden Prabowo Subianto, ke depan akan dibentuk Koperasi Merah Putih yang diharapkan dapat memajukan ekonomi desa," ujarnya.
Jurianto, pengelola Pasar Sayur Pacalan, menambahkan bahwa pasar ini dibentuk untuk mengatasi masalah yang sering dialami para petani, yaitu turunnya harga sayuran saat panen raya. "Kami berharap pasar ini bisa meningkatkan nilai jual sayuran dari petani. Dengan membeli langsung dari petani, pembeli bisa mendapatkan harga yang lebih murah karena tidak melalui tengkulak," jelasnya.
Saat ini, Pasar Sayur Pacalan menyediakan berbagai jenis sayuran, seperti sawi, tomat, timun, dan buncis. Harga sayuran di pasar ini juga terjangkau, contohnya sawi putih dijual seharga 3.000 - 4.000 rupiah per kilogram, dan kobis seharga 2.500 - 3.500 rupiah per kilogram. Jurianto memastikan bahwa harga tersebut masih dalam kategori normal.
Pasar Sayur Pacalan terletak di Jalan Sangeng, dekat belokan arah Sarangan, dan beroperasi selama 24 jam. Dikelola oleh empat orang, pasar ini bekerja sama dengan kelompok tani di sekitar desa untuk memastikan pasokan sayuran yang berkualitas. Hal ini sejalan dengan motto "Guyub Rukun Bebarengan Bangun Desa", yang berarti bekerja sama untuk membangun desa.
Dengan adanya Pasar Sayur ini, diharapkan perekonomian desa Pacalan akan semakin berkembang dan memberikan manfaat lebih bagi masyarakat, khususnya petani lokal.
Pasar Sayur Pacalan BUMDes ekonomi desa Magetan pertanian