Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Pasukan Israel Hancurkan Rumah di Desa Idhna, Hebron

Pada hari Senin, warga desa Idhna, yang terletak di barat Hebron, menyaksikan dengan prihatin saat pasukan Israel merobohkan rumah dua saudara. Aksi ini dilakukan dengan alasan bahwa rumah-rumah tersebut dibangun tanpa izin. Dalam operasi tersebut, pasukan pendudukan menghancurkan lima rumah, di mana dua di antaranya dihuni oleh setidaknya 13 orang, sementara tiga rumah lainnya masih dalam tahap akhir pembangunan.

Demolisi rumah oleh Israel telah lama menjadi cara untuk memindahkan penduduk Palestina di wilayah Tepi Barat yang diduduki. Pasukan Israel sering kali mengklaim bahwa mereka melakukannya karena "kurangnya izin yang sesuai", meskipun mereka menolak sebagian besar aplikasi izin yang diajukan oleh warga Palestina.

Untuk menjaga kesan legalitas, pengadilan Israel mengeluarkan perintah penghancuran yang berlaku untuk rumah-rumah Palestina, sering kali dengan alasan kurangnya izin bangunan. Perintah ini bisa menggantung di atas kepala keluarga selama bertahun-tahun sebelum dilaksanakan.

Sejak serangan yang dipimpin Hamas pada 7 Oktober dan perang Israel di Gaza, laju penghancuran rumah telah meningkat pesat. Buldozer Israel hampir setiap hari merobohkan rumah-rumah orang, menambah penderitaan bagi banyak keluarga.

Aksi penghancuran rumah ini menimbulkan banyak pertanyaan tentang hak asasi manusia dan keadilan di wilayah tersebut. Masyarakat internasional terus mengawasi situasi ini, berharap akan adanya perubahan yang membawa kedamaian bagi semua pihak.

library_books Middleeasteye