NASA baru-baru ini menangkap gambar yang sangat langka dari "debu raksasa" yang berputar di permukaan Kawah Jezero di Mars. Gambar ini memberikan pandangan baru yang dramatis tentang cuaca dinamis di planet merah tersebut.
Debu raksasa ini memiliki lebar sekitar 210 kaki (65 meter) dan, berdasarkan bayangannya, diperkirakan tingginya mencapai hingga 1,2 mil (1,93 kilometer). Ini jauh lebih tinggi daripada kebanyakan tornado yang ada di Bumi dan bahkan lebih besar dari gedung Empire State. Di tahun-tahun sebelumnya, Mars Reconnaissance Orbiter juga pernah menangkap gambar debu raksasa yang diperkirakan tingginya mencapai 12 mil, yang setara dengan panjang Manhattan.
Debu raksasa terbentuk di Mars ketika udara hangat di dekat permukaan naik melalui udara yang lebih dingin di atasnya. Proses ini menciptakan kolom yang berputar dan mengangkat debu di seluruh planet. Meskipun debu raksasa di Mars biasanya lebih lemah dan lebih pendek daripada yang ada di Bumi, vortex kali ini sangat tinggi. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh atmosfer Mars yang tipis, yang tidak membatasi tinggi debu seperti halnya awan di Bumi.
Debu raksasa ini memiliki peran penting dalam membentuk lingkungan Mars. Mereka membantu memindahkan debu di seluruh planet dan bahkan membersihkan panel surya di rover. Dengan mempelajari raksasa berputar ini, para ilmuwan mendapatkan wawasan berharga tentang pola cuaca dan kondisi permukaan di Mars.
NASA Mars debu Perseverance cuaca