Jakarta – Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Evita Nursanty, menegaskan perlunya tindakan tegas terhadap oknum organisasi kemasyarakatan (ormas) yang melakukan praktik intimidasi dan pungutan liar terhadap industri serta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Menurutnya, negara tidak boleh kalah dengan premanisme.
Evita menyampaikan, "Kita banyak mendengar aktivitas Ormas yang meresahkan, termasuk pemerasan yang disamarkan dengan sumbangan yang bersifat memaksa kepada para pelaku usaha. Ini tentunya sangat memberatkan, apalagi bagi pelaku UMKM yang operasionalnya tidak besar." Hal ini menjadi perhatian penting karena UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia.
Lebih lanjut, anggota Komisi VII DPR RI ini juga mengungkapkan kekhawatirannya terhadap meningkatnya aktivitas ormas yang meresahkan di objek-objek wisata. "Hal ini merugikan sektor pariwisata dan menghambat pertumbuhan ekonomi di Indonesia," tambahnya.
Evita Nursanty berharap agar pihak berwenang dapat segera mengambil langkah-langkah nyata untuk memberantas praktik-praktik yang merugikan ini, agar para pelaku usaha, terutama UMKM, dapat beroperasi dengan tenang dan tanpa tekanan.
Dengan demikian, diharapkan perekonomian Indonesia dapat terus tumbuh dan berkembang, serta pariwisata dapat kembali bangkit tanpa adanya gangguan dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.
Untuk itu, dukungan masyarakat dan tindakan tegas dari pemerintah sangat diperlukan agar keadilan dan ketertiban dapat terwujud di seluruh pelosok tanah air.
DPR RI Evita Nursanty ormas intimidasi UMKM pariwisata