NEW DELHI - Setelah terjadinya serangan mematikan terhadap wisatawan di bagian Kashmir yang dikuasai India, pemerintah India mengeluarkan perintah untuk mengusir semua warga negara Pakistan yang berada di negara itu. Menurut pernyataan resmi dari Kementerian Luar Negeri India, semua warga Pakistan harus meninggalkan India sebelum batas waktu visa mereka habis, yaitu pada akhir April.
Pemerintah Pakistan merespons dengan mengumumkan bahwa mereka akan mengusir beberapa diplomat India, menyatakan bahwa mereka harus meninggalkan negara tersebut "segera". Hal ini diungkapkan oleh kantor Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif.
Selain itu, pemerintah Pakistan juga memutuskan untuk membatalkan semua visa yang diberikan kepada warga negara India, kecuali untuk peziarah Sikh. Mereka juga akan menutup perbatasan dan menghentikan aktivitas perdagangan dengan India.
Kasus Kashmir sendiri merupakan isu yang kompleks. Setelah pembagian Britania Raya pada tahun 1947, wilayah ini dibagi antara India dan Pakistan. Bagian Kashmir yang dikuasai India, yang mayoritas penduduknya beragama Islam, telah menjadi sumber ketegangan antara kedua negara selama beberapa dekade.
Serangan terbaru ini menambah daftar panjang konflik di kawasan tersebut, yang sudah lama dikenal sebagai daerah yang rawan konflik. Masyarakat internasional terus memantau situasi ini dengan cermat, mengingat dampaknya yang luas terhadap stabilitas regional.
India Pakistan Kashmir serangan diplomasi