Pemerintah Amerika Serikat baru-baru ini meluncurkan kampanye iklan yang menakut-nakuti imigran ilegal. Iklan ini muncul di platform YouTube dan telah ditayangkan lebih dari 30 kali sejak 1 April.
Menurut data dari Google Ads Transparency Center, yang diakses oleh WIRED, pemerintah AS telah menghabiskan sekitar 594.600 dolar untuk kampanye iklan digital ini. Iklan-iklan tersebut bertujuan untuk mengurangi jumlah imigran ilegal yang masuk ke negara tersebut.
Dari total dana tersebut, negara bagian California menjadi yang paling banyak menghabiskan anggaran, mencapai 208.000 dolar, atau sekitar 35 persen dari total. Diikuti oleh Texas dan Florida, masing-masing dengan investasi sekitar 120.000 dolar. Florida juga mengeluarkan tambahan dana sebesar 61.600 dolar. Selain itu, negara bagian dengan populasi imigran yang tinggi seperti Illinois dan New York juga mendapatkan perhatian, dengan pengeluaran mendekati 48.000 dolar masing-masing. Sementara itu, negara bagian Arizona, yang juga berbatasan dengan Meksiko, hanya menghabiskan 20.300 dolar.
Kampanye ini diumumkan oleh pemerintah pada 17 Februari dan bertujuan untuk memperingatkan imigran ilegal agar meninggalkan negara tersebut. Jika tidak, mereka akan menghadapi deportasi dan larangan untuk kembali ke Amerika Serikat. Iklan ini menggunakan teknologi targeting yang canggih dan bahasa yang tegas untuk menyampaikan pesan tersebut.
Sesuai dengan dokumen dari Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS), iklan-iklan ini akan ditayangkan di televisi, media sosial, dan melalui pesan teks dalam beberapa versi bahasa yang disesuaikan dengan audiens tertentu.
Hanya dua bulan setelah pengumuman, iklan-iklan ini sudah mulai ditayangkan di televisi gratis di Meksiko, terutama saat pertandingan sepak bola dan acara prime-time.
Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya lebih luas pemerintah untuk mengurangi imigrasi, yang mencakup berbagai strategi komunikasi publik, seperti papan iklan dan pesan informasi, hingga tindakan yang lebih agresif seperti pemasangan kawat berduri dan operasi deportasi.
iklan imigran deportasi AS kampanye