PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) berencana untuk mencapai pertumbuhan laba bersih sebesar 20 persen pada tahun 2025. Target ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan kinerjanya di tengah tantangan yang ada.
Selain itu, SSIA juga menargetkan pendapatan naik sebesar lima persen yang berasal dari tiga segmen bisnis utamanya, yaitu properti, konstruksi, dan perhotelan. Ketiga segmen ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pendapatan perusahaan.
Erlin Budiman, Wakil Presiden Hubungan Investor dan Komunikasi Perusahaan, menyatakan bahwa ketegangan dalam perang dagang antara Amerika Serikat dan China tidak berdampak negatif terhadap penjualan perusahaan. Hal ini menunjukkan bahwa SSIA memiliki ketahanan yang baik dalam menghadapi situasi global yang tidak menentu.
Menurut Erlin, salah satu lini bisnis properti, yaitu penjualan kawasan industri, tetap memiliki sentimen positif di tahun 2025. Ini artinya, meskipun ada tantangan dari luar, pasar untuk kawasan industri tetap menunjukkan minat yang tinggi dari para pembeli.
Dengan strategi yang jelas dan fokus pada segmen-segmen bisnis yang menjanjikan, SSIA berharap dapat mencapai target laba bersih dan pendapatan yang telah ditetapkan. Perusahaan ini berkomitmen untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan dinamika pasar agar tetap dapat bersaing.
Melalui upaya ini, SSIA tidak hanya ingin meningkatkan profitabilitas tetapi juga memperkuat posisinya sebagai salah satu pelaku utama dalam industri properti, konstruksi, dan perhotelan di Indonesia.
SSIA laba bersih pertumbuhan pendapatan properti